Apakah Sahabat Sayur memiliki hobi mencicipi makanan dari berbagai negara? Jika iya, belum lengkap rasanya jika belum mencoba kelezatan makanan khas Arab. Makanan Arab terkenal dengan rempah-rempah dan bumbu yang kuat, yang menciptakan rasa dan aroma yang kaya. Selain itu, makanan khas Arab juga sering mengandung daging kambing, dan porsinya relatif besar. Tertarik dan ingin mencoba? Agar tidak bingung, simak rekomendasi makanan khas Arab kami di bawah ini!
Contents
1. Manousheh

Manousheh sering disebut sebagai pizza asal Arab. Seperti halnya pizza, manousheh adalah roti tipis yang dipanggang dalam oven bersuhu tinggi dan kemudian di atasnya diberi berbagai topping. Bahan manousheh yang paling umum adalah thyme, sumac, biji wijen, keju, daging, dan yogurt. Saat dimasak, manousheh memiliki tekstur yang renyah di bagian luar dan bagian tengah yang kenyal. Di Lebanon, manousheh sering disantap untuk sarapan pagi. Ini bisa dijadikan pengganti bagi yang bosan dengan bubur ayam untuk sarapan!
2. Falafel

Jika Sobat Sayur adalah seorang vegetarian, Sobat Sayur mungkin akan ragu untuk menyantap makanan khas Arab yang biasanya mengandung daging hewani. Namun, Anda bisa mencoba makanan Arab nabati klasik yang disebut falafel. Kelezatan berbentuk bola ini terbuat dari hummus, diperas, lalu digoreng. Falafel terasa lebih enak jika disajikan dengan selada, sauerkraut, kimchi, atau saus pedas. Di Timur Tengah, falafel sering disantap sebagai lauk berbuka puasa.
3. Nasi mandi

Bukankah beras ini dicuci dengan air lalu dicuci dengan sabun? Ha ha. Nasi mandi merupakan salah satu masakan tradisional Arab yang sangat populer di Indonesia, terutama saat Ramadan. Makanan ini terbuat dari beras basmati, daging dan berbagai bumbu seperti kapulaga, jinten, ketumbar dll. Agar lebih menggugah selera, sebagian orang menaburkan nasi mandi dengan sedikit kismis, kacang tanah, atau kacang pinus.
4. Mutabak

Jika Sobat Sayur menyukai martabak telur, Sobat Sayur pasti akan menyukai mutabbaq karena kedua makanan tersebut memiliki banyak kesamaan. Seperti martabak telur, mutabbaq terbuat dari adonan tipis di bagian luarnya, sehingga memiliki tekstur yang renyah saat dimasak. Di tengahnya ada campuran telur, irisan daging domba, peterseli, keju, tomat, bawang bombay, dll. Di negara-negara Arab, mutabbaq biasanya disajikan sebagai hidangan pembuka.
5. Tabbouleh

Masih banyak lagi, masakan khas arab, cocok untuk sobat vegetarian. Ayo, temui Tabler! Umumnya dikenal sebagai salad Arab, makanan ini dibuat dengan tomat, daun mint, bulgur, peterseli cincang, dan daun bawang, serta dibumbui dengan garam, jus lemon, dan minyak zaitun. Biasanya, tabbouleh disajikan dengan hummus atau roti pita. Saat Sahabat Sayur kehabisan ide menu makanan sehat, coba buat tabbouleh sendiri di rumah!
6. Humus

Apakah Anda pernah makan hummus? Kelezatan khas Arab yang gurih ini tidak boleh dilewatkan. Hummus memiliki tekstur lembut yang mirip dengan bubur, saus, dan bubur. Bahan utamanya adalah hummus, yang kemudian dicampur dengan lentil, tahini, minyak zaitun, garam, dan lainnya. Untuk menyantap suguhan ini, Sahabat Sayur bisa membuatnya menjadi celupan untuk roti atau keripik. Selain enak, hummus juga baik untuk kesehatan karena tinggi serat, folat, dan protein.
7. Roti pita

Roti pitta adalah roti tipis yang terbuat dari adonan gandum atau tepung yang dipanggang dengan suhu tinggi. Roti pipih dengan bagian tengah berlubang atau berlubang ini memiliki rasa yang ringan dan sering disajikan dengan hummus atau kebab. Saat baru keluar dari oven, roti ini memiliki bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang kenyal. Beberapa orang mengisi rongga roti ini dengan keju atau daging agar terlihat seperti sandwich atau kebab.
Setelah membaca rekomendasi di atas, Sahabat Sayur sudah tahu kuliner khas Arab mana yang tidak ingin kamu coba? Pesan saja di restoran terdekat atau siapkan makanan khas Arab di rumah. Semua bahan yang kamu butuhkan tersedia di Sayurbox dengan harga terjangkau!
Baca Juga: 11 Makanan Korea Paling Populer yang Sering Ditampilkan di Drakor!

